Millenial Ketahui Dulu, ini 5 Keuntungan dan Risiko Investasi di Fintech

Investasi di fintech atau Peer to Peer Lending atau biasa dikenal dengan P2P Lending, merupakan platform fintech di Indonesia yang saat ini sedang tumbuh pesat di kalangan masyarakat, tak terkecuali para millenial yang kebanyakan melek digital.

Sistemnya yang sangat mudah dan cepat dipraktikan yaitu mempertemukan investor dengan calon peminjam, membuat tak sedikit millenial yang melirik untuk terjun di P2P Lending. Namun, janganlah terburu-buru hanya ikut-ikut teman berinvestasi tanpa adanya informasi yang kuat untuk bekal diri Anda.

Generasi millenial harus cerdas dalam hal investasi, setidaknya sebagai investor pemula perlunya mengetahui menyoal apa saja keuntugan yang akan didapat dan risiko yang kemungkinan dihadapi di kemudian hari pada P2P Lending. Simak ulasannya berikut ini:

Keuntungan Investasi di Fintech

Jenis investasi apapun yang dipilih pastinya memiliki keuntungan yang akan diperoleh bagi para investor. Akan tetapi, tak semua investasi memiliki keuntungan yang sama. Berikut keuntungan dari P2P Lending:

1. Modal Investasi Minim

Semua orang tahu, bahwa kebanyakan jenis investasi membutuhkan modal yang besar, contohnya saja saham. Semakin banyak jumlah uang yang disetorkan, maka hasilnya keuntungan yang didapat pun juga akan besar. Begitulah pemikiran kebanyakan orang menyoal investasi.

Padahal, tak semua jenis investasi membutuhkan setoran awal yang besar. Seperti halnya dengan P2P Lending ini. Investor pemula bisa mengawalinya dengan menyetor Rp100 ribu. Nilai setoran awal yang cukp terjangkau, tak sedikit millenial yang berminat dan mulai melakukan kegiatan investasi P2P Lending tersebut.

2. Imbalan yang Didapat Tinggi

Apa yang diharapkan dari investasi terbaik kalau bukan mendapat keuntungan yang besar untuk menambah kekayaan yang dimiliki?

Kian kemari, fintech dijadikan sebagai platform yang digandrungi para investor. Sebab, keuntungan yang bisa didapat cukup tinggi, yaitu bisa memberikan keuntungan berupa bunga hingga 17% per tahunnya, bahkan ada beberapa platform yang berani memberi imbal diatas 20% per tahun. Padahal rata-rata bunga acuan hanya 5,75%. Bagaimana millenial tak tergiur dengan investasi P2P lending ini?

3. Membantu Permodalan UKM

Adanya investasi P2P Lending ini bukannya hanya untuk memberikan keuntungan lebih kepada investornya, tapi salah satu investasi yang sedang digandrungi millenial ini bisa membantu perubahan sosial di masyarakat terutama dalam membantu permodalan UKM (Usaha Kecil Menengah). Dengan begitu, para investor bisa membantu menyejahterakan masyarakat dalam mendapatkan penghasilan dari UKM yang dijalankannya.

4. Bisa Memilih Calon Peminjam

Beda dari yang lainnya, investasi P2P Lending ini memberikan keleluasaan investor dalam memilih calon peminjam yang membutuhkan modal. Pihak fintech akan mengirimkan profil atau data-data terkait calon peminjam kepada Anda selaku investor.

Hal tersebut tentu akan sangat menguntungkan bukan? Dimana, investor akan memilih calon peminjam dengan selektif mungkin dan yang pastinya penuh berbagai pertimbangan yang kuat. Sebab, sebagai investor tentunya tidak menginginkan mengalami kerugian karena salah memilih calon peminjam.

5. Diawasi OJK

Tak bisa dipungkiri, kini banyak oknum-oknum yang merugikan masyarakat dengan melakukan penipuan. Bahkan, sekarang ini banyak kasus penipuan mengatasnamakan investasi dengan iming-iming mendapat keuntungan yang sangat besar dan tidak masuk akal.

Anda sebagai investor fintech yang ingin menjadi investasi terbaik untuk masa depan tidak perlu khawatir bila mengalami kejadian yang tidak diinginkan selama proses investasi berlangsung, Anda bisa melaporkan langsung ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Mudahnya, langsung menghubungi kontak yang tertera pada hotline khusus di satgas waspada investasi OJK https://waspadainvestasi.ojk.go.id/  yaitu dengan mengunjungi ke Sekretariat Satgas Waspada Investasi OJK, Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4, Jakarta 10710, atau melalui email waspadainvestasi@ojk.go.id atau juga bisa dengan layanan konsumen OJK di nomor 1500655.


Share:

Jenis Bahan Yang Biasa Digunakan Untuk Mengemas Paket

Setiap jenis barang memiliki cara penanganan yang berbeda dalam hal pengemasannya, terlebih jika barang tersebut akan dikirim menggunakan jasa ekspedisi seperti jasa kirim paket ke australia. Tujuan utama penggunaan packing atau kemasan luar adalah agar benda-benda yang ada di dalamnya lebih aman dari risiko kerusakan, seperti terjatuh atau tertabrak.

Pengepakan atau packaging harus disesuaikan dengan barang yang akan dikemas. Penggunaan kemasan yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko kerusakan pada barang yang akan dikirim.

Penggunaan amplop atau kertas kado berwarna coklat untuk mengemas barang yang akan dikemas meliputi: dokumen, surat, pakaian, handuk, buku, majalah dan lain-lain.

Biasanya karton memiliki ukuran dan ketebalan yang berbeda-beda, sehingga harus disesuaikan dengan benda yang akan dimasukkan ke dalamnya. Karton juga dapat digunakan sebagai pengemas langsung atau sebagai kemasan tambahan.

Styrofoam ini biasanya di gunakan agar barang yang di bungkus bisa tahan terhadap getaran serta hentakan dari luar sehingga akan lebih aman. Styrofoam bisa dalam bentuk kotak, lembaran, berbentuk bola-bola kecil, berupa jaring, maupun dalam bentuk kotak. Penggunaan dari bahan ini biasanya untuk barang seperti makanan dan barang yang mudah pecah lainnya untuk melindungi dari benturan.

Bubble Wrap memiliki fungsi yang sama dengan Styrofoam, kegunaannya untuk meredam getaran dan tahan goncangan. Bubble Wrap biasanya digunakan untuk melindungi barang-barang elektronik yang berukuran kecil dan bobot yang lebih ringan, seperti kit elektronik, ponsel, dan suku cadang komputer seperti motherboard, kartu VGA, dan hard drive.

Box kayu biasanya berfungsi sebagai extra packaging, sebagai pelindung luar barang yang sudah dikemas dengan karton atau styrofoam, terutama untuk barang pecah belah dan barang elektronik. Peti kayu bisa berupa rangka yang terbuat dari papan yang memiliki celah atau celah, atau kotak kayu yang ditutup rapat. Penggunaan peti kayu untuk mengemas barang yang akan dikemas sangat dianjurkan, apalagi jika tujuan pengirimannya berada di luar pulau yang biasanya melalui jalur laut atau udara.


Share:

4 Jenis Bisnis Era Digital Untuk Kalangan Muda

Di era digital seperti ini banyak peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Bahkan beberapa di antaranya adalah bisnis-bisnis yang cukup akrab dengan kalangan muda. Ya, bisnis di era ini kebanyakan merujuk pada teknologi. 





Sebenarnya banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh kaum muda. Namun kadang masih ada perasaan maju-mundur untuk memulai bisnis. Apabila kamu pun masih bingung memilih bisnis apa yang akan ditekuni nantinya, berikut akan kami berikan informasi mengenai beberapa jenis bisnis era digital yang paling banyak diminati oleh kalangan muda masa kini. 

1. Start up

Istilah ini diperuntukkan bagi perusahaan atau pengusaha yang sedang merintis bisnis pada bidang digital. Pada bidang ini kamu diharuskan mempunyai kompetensi di bidang IT. Pada bisnis ini variasi jasa yang ditawarkan misalnya; software, pembuatan website, hingga aplikasi mobile.

2. Jasa desain grafis

Bisnis di bidang jasa desain grafis ini cukup menjanjikan karena prospeknya pun bagus. Saat ini banyak pelaku bisnis yang membutuhkan packaging yang menarik untuk mempromosikan produk-produknya, dan melalui tangan dingin jasa desain grafis inilah hal tersebut bisa didapatkan. Jadi buat kamu yang hobi utak-atik desain, tidak ada salahnya untuk menekuninya sebagai profesi.

3. Membuat aplikasi mobile

Hampir setiap orang memiliki smartphone, itu artinya ini menjadi peluang emas bagi kamu yang memiliki kompetensi dalam pembuatan aplikasi mobile. Apa lagi Google juga telah memberikan dukungan melalui fitur yang disematkan pada aplikasi Android.

4. Web development

Bagi kamu yang mahir di bidang IT mungkin bisa menjadi web developer. Saat ini banyak orang yang berkegiatan di dunia maya, dan tidak sedikit dari mereka yang memiliki bisnis berbasis online. Ini adalah peluang bagi kamu untuk memfasilitasi mereka dengan jasa web development. 

Apa lagi tidak semua orang bisa membuat atau mendesain website sedemikian rupa agar menarik di mata pengunjung. 

Demikianlah 4 jenis bisnis era digital yang paling banyak diminati oleh kalangan muda masa kini. Setiap bisnis tersebut memiliki tantangan-tantangan tersendiri. Namun jika kamu terus berusaha, bukan tidak mungkin kamu akan menjadi pebisnis yang handal dan sukses.

Share:

Tips Shopping Ala Anak Kost

Untuk para anak kost, menghemat uang adalah hal yang penting. Karena jauh dari keluarga dan berada di kota perantauan, para anak kost harus pintar-pintar dalam mengatur keuangan. Uang yang berada di tangan bisa dengan cepat habis, jika cara kamu berbelanja masih salah alias boros. 





Cara belanja ternyata bisa menentukan hemat atau tidaknya seseorang. Nah, ini dia tips shopping ala anak kost yang bisa dicoba agar bisa lebih hemat saat berbelanja :

1. Berbelanja menggunakan keranjang

Setiap kamu berbelanja bulanan, cukup ambil keranjang kecil agar tidak mengambil barang-barang yang tidak diperlukan. Jangan lupa untuk membawa catatan belanja agar tidak lupa harus membeli barang apa saja. 

Jika kamu memilih tempat belanja kecil seperti keranjang dan membawa catatan kecil daftar belanja, dijamin bisa memberi batasan apa saja barang yang harus dibeli.

2. Membeli beberapa barang secara online

Saat ini sudah banyak cara untuk berbelanja hemat. Salah satunya dengan cara belanja online. Untuk beberapa barang, memang akan lebih hemat jika membelinya melalui online daripada langsung ke tempat perbelanjaan. Ini biasanya karena beberapa toko online memiliki kerjasama tersendiri dengan distributor resmi sehingga harga barang bisa lebih terjangkau daripada harga di pasaran.

Beberapa barang tersebut diantaranya kosmetik, peralatan elektronik, hingga pakaian dan barang-barang kebutuhan sehari-hari bisa dibeli melalui online. 

3. Membawa air putih untuk mengganti beli minum diluar

Makan dan minum setiap harinya sudah menjadi kebutuhan. Namun, tidak ada salahnya jika kamu menghemat pengeluaran untuk makan dan minum. Coba hitung berapa banyak pengeluaran yang dihabiskan untuk makan dan minum tiap hari. 

Cara hemat adalah dengan membawa air putih atau air mineral sendiri untuk mengurangi pengeluaran. Dengan begitu kamu bisa lebih hemat bukan?

4. Hindari minimarket jika tidak ada sesuatu yang ingin dibeli

Kunci hemat untuk anak kost adalah dapat mengendalikan diri dengan baik. Apapun barang yang ada di depan mata, usahakan untuk tidak membelinya jika tidak penting. 

Namun biasanya hal tersebut tidak berlaku jika sudah memasuki minimarket. Maka dari itu, jika tidak ada suatu hal yang penting untuk dibeli, lebih baik tidak usah masuk ke dalam minimarket.

Itu dia beberapa tips shopping ala anak kost yang bisa dicoba agar dapat lebih mengatur pengeluaran di kota perantauan. 

Share:

Inilah Makanan atau Minuman Untuk Mengatasi Sakit Kepala

Sakit kepala adalah salah satu permasalahan kesehatan yang paling sering dialami. Penyebabnya pun bervariasi, ada yang karena melewatkan sarapan pagi, dehidrasi, maupun stres akibat rutinitas pekerjaan yang padat. Akan tetapi, Anda tidak perlu buru-buru ke dokter untuk meminta resep obat, karena ternyata ada beberapa jenis makanan atau minuman untuk mengatasi sakit kepala.





Ya, dikarenakan pusing atau sakit kepala ini cukup sering dialami, alangkah baiknya Anda tidak mengandalkan obat-obatan kimia. Jangan sampai tubuh Anda dipenuhi bahan-bahan kimia yang tentu saja akan memberikan efek jangka panjang. Lantas apa saja sih makanan atau minuman untuk mengatasi sakit kepala tersebut? Berikut informasinya.

1. Kopi

Ini menjadi kabar bahagia bagi para pecinta kopi. Selain rasanya enak, kopi juga bisa mengatasi sakit kepala. Hal ini karena kafein dalam kopi mampu mengalirkan darah lebih cepat dan mencegah menyebarnya rasa sakit. Hanya saja Anda tidak boleh berlebihan mengonsumsinya.

2. Pisang

Buah yang rasanya manis ini mengandung magnesium yang mampu membantu melancarkan sistem peredaran darah dalam tubuh. Selain itu, pisang juga dapat membuat pikiran lebih rileks sehingga rasa bahagia pun akan meningkat.

3. Jamur

Jamur mengandung vitamin B2 (riboflamin) yang dapat membantu memproduksi energi sel. Kandungan inilah yang mampu meredakan sakit kepala akibat terganggunya sel darah. Tak hanya ampuh atasi sakit kepala, vitamin B2 ini juga membantu melancarkan tubuh menyerap nutrisi dari makanan.

4. Roti gandum

Apabila kandungan glukosa di dalam tubuh menurun, maka ini akan meningkatkan kebutuhan tubuh terhadap air serta menurunkan energi menuju otak. Inilah yang kemudian menimbulkan sakit kepala. Mengonsumsi roti gandum bisa menjadi solusi untuk mengatasi sakit kepala ini. Hal ini karena karbohidrat sehat yang ada pada roti gandum membantu meningkatkan suasana hati sehingga pikiran lebih rileks.

Demikianlah beberapa makanan atau minuman untuk mengatasi sakit kepala yang perlu Anda ketahui. Untuk itu, mulai sekarang hilangkanlah kebiasaan mengandalkan obat-obatan untuk mengatasi suatu penyakit. Selama ada bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan, maka ini jauh lebih baik karena tidak menimbulkan efek samping pada tubuh. 

Share:

Terkini

Label